SAMANTHA



Judul: Samantha
Penulis: Francis Asisi, dengan inisial Hisako Ikeda
Penerbit: Elex Media Komputindo. 2002

Samantha merupakan debut awal Francis Asisi. Ukuran: 11,5 X 17 cm. Tebal: 150 Halaman. Kertas Isi: CD. Jenis Cover: Soft Cover. Warna isi: Hitam Putih. Komik ini mengambil genre misteri, dan dicetak dalam 20 ribu exemplar. Secara umum gambar Francis Asisi masih sangat kaku dan mengalami kendala dalam percetakan. Warna yang diambil pun suram. Namun begitu ini adalah masa ketika penulis dalam masa idealis sehingga sudut pengambilan gambar terasa kaya dan bebas, lagipula beraneka ragam kisah di dalamnya serta alurnya yang tidak gampangan merupakan warna berbeda yang memberi nilai plus pada Samantha. Ini adalah komik yang cerdas. Dalam satu buku terdapat 5 cerita, yakni:

1.  Lubang Setan
2.  Cenayang
3.  Cinta Yang Disegel
4.  Love Story
5.  Samantha

Di dalam komik ini terdapat artikel yang membahas tentang Kamu Percaya Hantu? Dalam artikel ini fenomena hantu dijelaskan melalui berbagai sudut pandang, terutama jalur psikologikal. Bahwa semua fenomena hantu berkaitan dengan kemampuan tersembunyi otak manusia.

Cerita 1:  Lubang Setan

Cerita Lubang Setan merupakan cerita pembuka dari semua rangkaian komik Samantha. Cerita pertama ini mengambil sudut pandang anak kecil bernama Neil, yang merasa tidak bahagia dengan keberadaan ayahnya yang suka pulang malam, mabuk dan memukuli istrinya. Sally Yao, sang istri meski sangat menderita namun tetap bertahan demi keutuhan keluarga. Neil berubah menjadi anak yang tertutup. Kebenciannya pada sang ayah menyebabkan dia gampang sekali mengatakan ingin membunuh. Suatu hari ia berdoa dengan sungguh-sungguh agar memiliki ayah yang baru yang lebih menyayanginya. Suatu hari, sang ibu meminta Neil mencari kotak sayur di gudang bawah tanah. Di sana Neil menemukan sebuah pintu yang seolah di bangun di atas lantai. Pintu misterius itu tak lain adalah pintu kutukan keluarga Yao. Dulu, nenek Neil pernah berpesan pada ayah Neil agar menyayangi wanita Yao, sebab bila tidak, akan muncul lubang setan yang akan menghisapnya.

Suatu hari Neil memergoki sang ayah sedang bermesraan dengan teman wanitanya di rumah. Karena menimbulkan suara berisik, Neil ketahuan dan dikejar oleh ayahnya. Neil melarikan diri ke gudang bawah tanah. Ayahnya yang juga sampai di sana menemukan pintu lubang aneh. Sang ayah yang penasaran masuk ke dalam lubang itu. Ternyata di dalam lubang itu temboknya penuh dengan wajah-wajah mengerikan dan tangan-tangan yang terjulur. Sang Ayah ketakutan dan bermaksud kembali ke atas namun pintu sudah ditutup oleh Neil. Sang ayah yang jahat itu pun diseret setan ke dalam lubang dan lenyap. Tak berapa lama kemudian muncullah ayah yang baru bagi Neil, yang ramah mengajak Neil membuat makanan kejutan untuk ibu.

Cerita 2: Cenayang

Sejak lahir Ashley Hart Hidaka memiliki kemampuan yang menakutkan. Dia bisa berhubungan dengan alam roh, dan mampu mengutuk orang. Karena kemampuannya ini dia dijauhi dan menjadi pribadi yang tertutup. Lalu ketika menjelang masuk universitas, sebuah kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya telah menyebabkan dia amnesia parah dan kehilangan kemampuan tersebut. Maka Ashley pun berubah pribadinya, menjadi lebih ceria, sukses, dan disukai. Dia lulus dan menjadi wanita karir, menjalin hubungan dengan Harry yang sangat mencintainya.

Suatu hari Ashley melewati lorong tangga dan mengalami penampakan hantu. Ashley menjadi ketakutan pribadi masa lalunya akan kembali. Sejak itu penampakan makhluk menyeramkan itu sering terjadi, sesosok wanita berambut panjang dengan wajah berlumuran darah menatap dengan tatapan memelas. Hingga memuncak di kamar mandi menyebabkan Ashley terpeleset dan harus dirawat di rumah sakit.

Harry berusaha meyakinkan Ashley agar tidak menolak bila kemampuan cenayangnya muncul, bahkan ia memberi contoh beberapa kasus pembunuhan terbongkar karena bantuan cenayang. Jadi, menurut Harry, kemampuan cenayang bisa dilihat dalam berbagai aspek, sebagai kutukan atau anugrah. Di zaman modern ini bahkan para polisi menggunakan tenaga cenayang untuk mengungkap pembunuhan. Asley akhirnya bersedia bersama Harry membongkar kasus roh yang selalu menghantui Ashley itu. Menurut Ashley, kejadian dia terpeleset di kamar mandi adalah secara misterius kran di kamar mandi aktif sendiri, lalu di cermin kamar mandi muncul tulisan lipstick dan muncul bayangan wajah hantu tersebut. Tulisan itu adalah: St. Mary Park, CA 420, Clarice.

Mereka memulai dari tulisan di cermin tersebut. Clarice adalah nama hantu tersebut. St. Mary Park terletak di kota I, maka Ashley dan Harry berangkat ke kota I. Kota I adalah kota kelahiran Ashley. St. Mary Park CA 420 mengarah pada sebuah rumah di pinggir taman. Di rumah itu mereka ditemui adik Clarice, yang mengenal masa kecil Ashley. Adik Clarice itu mengatakan Clarice tidak pernah lagi pulang sejak SMA. Clarice ternyata satu sekolah dengan Ashley, di SMA St. Mary Park. Menurut pengurus sekolah, Clarice Amano menghilang sejak SMA, dan dianggap kasus penculikan yang tak pernah terungkap. Masih menurut adik Clarice, kakaknya mempunyai pacar yang merupakan bintang sekolah, yakni Leo. Leo dan Clarice mulai sering bertengkar, bahkan Leo pernah mengancam akan membunuh Clarice.

Ashley dan Harry lalu melanjutkan memburu siapa Leo tersebut. Ternyata keluarga Leo sudah pindah ke kota lain tanpa seorang pun tahu alamatnya. Melalu petunjuk roh Clarice di alam mimpi, Ashley mendapat alamat tersebut. Mereka segera ke kota tersebut dan mendapati keluarga Leo yang bersedih. Menurut mama Leo, perpindahan itu atas permintaan Leo. Leo seperti ketakutan dan memiliki rasa bersalah yang hebat. Sekarang Leo depresi hebat dan harus dirawat di rumah sakit jiwa. Ashley dan Harry pun memburu ke rumah sakit jiwa tersebut, namun terlambat, Leo sudah keburu bunuh diri dengan menikam perut menggunakan pecahan kaca. Dengan darahnya pemuda itu menulis Clarice Sorry. Seolah kasus terputus lagi, namun malamnya Ashley bermimpi dipandu roh Leo untuk menggali sebuah dinding. Setelah mimpi itu, ingatan-ingatan Ashley muncul kembali. Mereka kembali ke kota I, menyusup ke ruang bawah tanah SMA St. Mary. Di sinilah akhirnya Ashley menemukan kepingan utuh ingatan masa lalunya. Setelah mereka menggali sebuah tembok mereka menemukan tengkorak wanita yang merupakan jenasah Clarice. Dan Ashley pun bertutur, bahwa dulu, di masa sekolahnya, ia adalah siswi dengan pribadi tertutup dan selalu menyendiri. Diam-diam dia menyukai Leo yang cemerlang sebagai bintang sekolah. Melalui email coba-coba, ternyata dibalas Leo dengan kata-kata menggoda. Hal ini dilakukan Leo sebagai permainan dia dan teman-temannya menghilangkan ketegangan jelang pertandingan musim panas. Lama-kelamaan Clarice pacar Leo mengetahuinya dan mereka bertengkar hebat. Leo jengkel dan mengancam akan membunuhnya. Untuk membuktikan ini hanyalah permainan, Leo mengajak Clarice menjebak Ashley. Ashley diminta datang ke ruang bawah tanah untuk menerima ciuman Leo. Ashley yang tak menyadarinya, dan merasa bahagia, datang bahkan membawa bunga. Namun betapa terkejutnya dia ternyata Leo dan Clarice hanyalah mempermainkan di sana, Clarice bahkan memotret Ashley disertai olok-olok. Asley sang penyihir marah, menggerakkan sebuah rak besi menghantam Clarice hingga tewas. Leo yang melihat semua itu diancamnya agar tidak membocorkannya, atau kalau tidak dia akan mengutuk Leo seumur hidupnya. Leo yang ketakutan dihimpit antara perasaan takut pada kutukan Ashley, dan rasa bersalah dengan tidak melaporkan kasus tersebut. Asley lalu menyembunyikan jenasah Clarice di tembok dan menguburnya. Lalu sebuah kecelakaan yang menyebabkan Ashley amnesia menutup kasus tersebut. Kecelakaan itu juga menyebabkan kekuatan cenayang Ashley hilang. Sekarang, ketika kekuatan itu muncul lagi, roh Clarice muncul menguak kasus.

Penuturan Ashley mengejutkan Harry. Namun Ashley sudah lebih dulu lenyap dalam gerimis hujan, menyesali dirinya sendiri sebagai pembunuh dan akhirnya tewas tertabrak mobil.

Terkadang kebenaran membawa kematian.

Cerita 3: Cinta Yang Disegel

Ellen dan David Nogami adalah pasangan muda yang sedang dimabuk asmara. Karena cinta yang begitu besarnya mereka bahkan minta pada sebuah kuil agar didoakan tetap saling mencintai sampai di alam maut, tidak goyah sedikitpun. Karena hati diluar kendali, maka pihak kuil hanya bisa mengikat mereka berdua dalam satu ikatan abadi sampai di kematian. Nama mereka disegel dalam surat perjanjian roh, dan selama segel surat itu belum terbuka maka mereka takkan terpisahkan, bahkan bila salah satu dari mereka meninggal, yang lain akan juga menyusul ke alam kematian.

Diam-diam Ellen membakar segel itu hingga mereka pun terikat untuk selamanya. Hal ini dilakukan Ellen karena dia sangat mencintai David. Namun belakangan baru diketahui David jatuh cinta pada wanita lain, Monica, staf baru di bagian Humas di kantor David. Bahkan dari hubungan gelap ini lahirlah bayi David yang bernama Janet. Motivasi David menikahi Ellen adalah tak lebih masalah harta. Di ultah ke-5 perkawinan mereka nantinya dia akan menerima kepemilikan 50 persen saham perusahaan keluarga Ellen. David berkali-kali minta Monica bersabar sampai hari itu tiba. Namun ternyata Monica yang ceroboh beberapa kali menelepon David dan diangkat oleh Ellen. Di sinilah awal dari semua kecurigaan Ellen. Akhirnya dalam sebuah makan malam, Ellen memergoki David berdua dengan Monica, dimana saat itu David memberikan hadiah bagi Monica sebuah cincin berlian.

Dalam putus asa, kemarahan, dan rasa mengasihani diri, Ellen datang ke laboratorium Phoebe sahabatnya. Dia tak menemukan Phoebe sebagai teman bicara, namun dia berinisiatif jahat dengan menggunakan asam sulfat yang ditemukannya di laboratorium itu. Ellen melempar David dan merusak wajahnya dengan asam sulfat dalam perjalanan pulang sebelum akhirnya dia melarikan diri. Akibat serangan itu, wajah David hancur. Operasi plastik pun tak mampu memulihkannya. Dengan kondisi seperti itu jelas tak akan ada lagi yang mau menatap David penuh binar cinta kecuali Ellen.

David mengaku tahu pelaku serangan, yakni Ellen, dari sepatu yang dikenakan Ellen di malam penyerangannya. Sepatu itu adalah hadiah ultah Ellen dari David 2 tahun lalu. David sempat melihat sepatu itu sesaat sebelum Ellen menyiramkan asam sulfat. Maka David yang penuh marah membunuh Ellen dengan pisau begitu pulang dari rumah sakit. Peringatan Ellen bahwa mereka bisa mati bersama bila salah satu mati tidak digubris oleh David. Dia membantai istrinya itu. Saat itu masuklah pengantar pizza yang sebelumnya dipesan oleh Ellen.

Atas kesaksian pengantar pizza, David diseret pengadilan dengan tuduhan membunuh istrinya sendiri. Permintaan extradisi dari pihak keluarga di Jepang tidak dipenuhi pengadilan. David divonis hukuman mati lewat kursi listrik. Ellen dan David mengakhiri kisah cinta mereka dengan tragis. Kematian akhirnya menyatukan mereka di alam kegelapan

Cerita 4: Love Story

Latar cerita ini adalah Eropa yang bersalju. Sebagai pembuka: di danau yang menjadi salah satu setting cerita, pernah ada seorang yang bunuh diri. Namanya Frank Foremans. Hantu Frank sering terlihat berdiri menatap danau, dengan kepala berlumuran darah. Setidaknya inilah mitos yang ada di benak penduduk setempat.

Cole adalah sahabat masa kecil Sydney Maynard. Mereka sama-sama 16 tahun. Cole menganggap Sydney sudah seperti adiknya sendiri. Namun begitu, ada yang berubah dari sikap Sydney. Gadis Irlandia itu menyukai Cole tanpa disadari Cole dengan cepat. Suatu hari ia dan Cole membuat janjian akan menonton bareng. Karena takut neneknya menjadi marah, Sydney minta bertemu Cole langsung di gedung Bioskop. Cole menyanggupi. Pada hari yang ditentukan, Cole justru bertemu dan diajak teman-teman berkumpul untuk hari inisiasi. Cole sempat diremehkan teman-temannya ketika mengaku punya janji dengan Sydney untuk nonton bareng. Karena takut terus diremehkan, Cole memutuskan mengikuti ajakan teman-temannya. Sydney yang menunggu di depan bioskop sampai pintu masuk ditutup dan lampu dimatikan, menjadi sangat kecewa dan terluka. Dalam pertemuan dengan Cole di hari selanjutnya, dia mengatakan tidak mau lagi bertemu Cole. Cole yang sama sekali tidak tahu perkembangan perasaan Sydney—dan perkembangan anak 16 tahun—menjadi sangat heran. Atas bimbingan kakak perempuannya, Cole mulai menyadari dia pun menyimpan perasan yang sama pada Sydney. Dia yang selama ini menganggap Sydney tak lebih sahabat masa kecilnya, baru menyadari dia sering memikirkan tatap mata Sydney, cara gadis itu mengikat rambut, berpakaian, dan lainnya. Cole akhirnya merasa dia sedang jatuh cinta pada Sydney. Namun dia masih mempertanyakan perubahan-perubahan yang terjadi pada mereka berdua itu. Saat itulah muncul laki-laki yang menawarkan berbincang dengan Cole. Pria itu mulai bertutur banyak tentang cinta: apa itu cinta? Dia menasehatkan agar Cole segera menyatakan perasaannya pada Sydney, dan tak perlu lagi mempertanyakan cinta.

Pria itu lalu bercerita tentang masa lalunya. Di masa mudanya dia pernah punya perasaan cinta yang besar pada seorang gadis bernama Annette Greager. Namun karena takut ditolak, dan selalu bimbang, dia tak pernah cukup berani menyatakan perasaannya. Dia hanya bersahabat saja pada Annette. Namun karena disiksa perasaan cintanya, dia memutuskan pergi jauh untuk melupakan Annette. Dia pergi ke Amerika. Pada Annette dia mengatakan hanya sebentar saja. Namun sebenarnya dia berniat tidak akan kembali lagi. Di Amerika dia mengira bisa melupakan wajah dan senyum Annette, namun gagal. Annette selalu membayang. Lalu suatu malam dia melihat bayangan Annette seperti hantu di kamarnya. Merasa cemas luar biasa, dia kembali ke tempat kelahirannya. Ternyata di sana Annette sudah meninggal. Gadis berambut kemerahan itu meninggal karena serangan polisi. Suami Annette, Eric Jacobs, adalah anggota kelompok sesat Leviathan’s Family. Polisi menyerbu mereka dan Annette pun tertembak. Sebelum menikah, sebenarnya Annette sangat mengharap dirinya menyatakan cinta, sebab ternyata Annette pun memendam perasaan cinta yang begitu besar padanya. Dia mengetahui ini dari pastur yang selalu mendengar tangisan Annette di ruang pengakuan dosa. Annette dikatakan sering menangis di ruang pengakuan dosa karena merasa tidak setia pada perkawinannya dengan Eric, karena perasaan cinta pada dirinya.

Pria itu lalu menasehatkan Cole untuk berani menyatakan perasaan pada Sydney, dan tidak takut pada resiko ditolak. Cole pun mengerti dan bertekad akan memperjuangkan cintanya bersama Sydney. Namun hanya beberapa meter Cole meninggalkan pria itu, sadarlah dia bahwa sejak tadi dia sendirian di tepi danau. Cole tahu, yang mengajaknya bicara dan memberi semangat adalah hantu Frank.

Cerita 5: Samantha

Katerine Star, ketua klub pengusaha sukses Eropa, tewas dibunuh di elevator lantai dasar pada pukul 08:24 PM. Beruntun kemudian terjadi pembunuhan pada seorang pemuda yang dilempar ke sungai. Dari hasil visum menunjukkan pisau yang digunakan untuk rentetan pembunuhan itu adalah benda yang sama.

Kyle Malkovich dan Omar Tyler, dua orang pejamping yang sangat menyukai bungee-jumping, dikagetkan oleh munculnya wanita yang bunuh diri dengan cara meluncur di atas bukit dengan ketinggian 800 kaki di atas laut. Dengan peralatan bungee-jumping Kyle berhasil menyelamatkan wanita yang bernama Samantha Evans itu. Di rumah sakit, bukannya berterima kasih, Samantha justru menyalahkan Kyle dan Omar karena menyelamatkannya. Menurut Samantha, dengan menyelamatkan jiwanya maka akan terjadi rentetan pembunuhan dan bencana. Kyle dan Omar baru menyadari Samantha adalah seorang cenayang visi, orang yang punya kemampuan melihat masa depan. Menurut Samantha semua berkaitan, seperti halnya Butterfly-Effect Teori, misalnya tulang dinosaurus yang diinjak gajah purba menentukan berhasil-tidaknya revolusi Amerika, atau kepakan sayap kupu-kupu di Amerika mempengaruhi munculnya badai di Brazilia. Sedikit perubahan yang dibuat mempengaruhi arah masa depan. Untuk membuktikan kemampuannya, Samantha memainkan kartu domino sebagai ilustrasi. Namun sembari ia memainkannya di depan Kyle dan Omar, Samantha mendapat penampakan baru: Omar Tyler akan berlumuran darah. Dan memang benar, sekeluar dari rumah sakit, pada sore harinya, Omar tewas tertembak gang yang sebenanrnya ingin membunuh Kyle.

Kematian Omar tak hanya menyebabkan Kyle berduka hebat, namun juga mulai terpengaruh kata-kata Samantha. Pada sebuah perjalanan sore, Kyle melihat Samantha lagi-lagi bunuh diri dengan cara membiarkan diri menghalangi bus sekolah yang sedang melaju. Secepat kilat Kyle menyelamatkan Samantha. Gerakan mereka menyebabkan sopir bus kaget dan akhirnya membanting setir ke samping, menabrak sebuah gedung dan akhirnya terjadi ledakan. Kebakaran terjadi. Sekali lagi Samantha menyalahkan Kyle karena menyelamatkannya.

Pada Kyle Samantha mulai bertutur banyak. Dia bercerita awal memiliki kemampuan tersebut. Dia pernah melihat kematian seorang tetangganya akibat sambaran petir. Dia lalu mengubah sejarah dengan menyelamatkan orang itu. Namun bukannya menyelamatkan sebuah kematian, Samantha remaja justru menggantinya dengan kematian lain yang lebih banyak karena tetangganya yang hidup itu menimbulkan pertengkaran yang mengakibatkan terbakarnya gedung sekolah. Saat itu barulah Samantha remaja sadar bahwa tak mungkin mengganti kematian dengan mengubah sejarah, karena jalan sejarah selalu punya percabangan. Menghapus satu kematian selalu melahirkan kematian ganda.

Setelah pembicaraan itu, Samantha mendapat visi baru, bahwa ia melihat Kyle akan tewas terpanggang. Ketika hal ini disampaikan pada Kyle, Kyle menjadi sangat terpukul. Dia yang mulai terseret pada kata-kata Samantha, dicekam mimpi yang menakutkan. Seolah roh Omar yang menuduh Samantha sebagai penyihir penyebab bencana datang dan memintanya menuntut balas. Juga tak jarang ia bermimpi tewas terpanggang aliran listrik tegangan tinggi. Karena tak kuat menahan kengeriannya, Kyle menyergap Samantha di tempat sepi dan ingin menghabisinya dengan sebilah pisau. Samantha sama sekali tidak menyalahkan keputusan yang dipilih Kyle itu. Dia sendiri mengaku tidak uat melihat visi-visi kematian. Pada Kyle Samantha mengaku dialah yang membunuh Katerine Star karena di masa depan pialang saham itu akan menyebabkan ambruknya ekonomi negara dan memicu anarki. Samantha juga yang melakukan pembunuhan beruntun pada pemuda setelah Katerine Star karena pemuda itu di masa depan akan menemukan teknologi yang memusnahkan eksistensi manusia. Dan di detik itu Samantha mendapat visi baru, bahwa akan terjadi bencana yang merenggut nyawa banyak manusia dan hanya Samantha yang bisa menyelamtkannya. Kyle dihadapkan pada pilihan sulit: jika membunuh Samantha akan menyebabkan terjadinya bencana yang merenggut banyak nyawa, tapi bila membiarkan Samantha hidup maka Samantha akan menjadi pembuka tabir kematiannya. Jadi, menurut Samantha, masalahnya bukanlah kematian gadis itu, melainkan pilihan antara kematian Kyle atau kematian banyak orang. Dan Kyle harus memilih diantaranya. Atas pilihan yang sulit itu, dan atas cinta Samantha yang disampaikan gadis itu pada Kyle di detik-detik Kyle mengangkat pisaunya tinggi-tinggi. Kyle harus memilih, menghunjamkan pisau itu ke dirinya sendiri atau Samantha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s