CINDERELLA DREAM


Judul: Cinderella Dream
Penulis: Sentimental Amethyst (Anthony Ann)
Tahun: 2003

Karya yang mengiris hati sekaligus mengukuhkan kemampuan Anthony Ann dalam mengolah dan mempermainkan emosi pembaca, suatu talenta yang nyaris jarang dimiliki komikus-komikus lokal lain. Komik Cincerella Dream adalah karya transisi Anthony Ann dari komik misteri menjadi komik drama, dan bisa dikatakan komik ini adalah satu dari beberapa komik Anthony Ann yang sukses. Komik Cinderella Dream terbit dalam dua seri dengan judul yang sama. Komik ini menyajikan kisah remaja yang memikat dan alur cerita maju dengan potongan-potongan flashback. Pembaca disuguhi dialog-dialog menyentuh, gambar-gambar dramatis dan menyayat hati. Tak heran, begitu dirilis di pasaran, banyak pembaca langsung mengekspresikan perasaannya tentang komik ini via email. Beberapa menganggap ini sangat mirip dengan film serial Meteor Garden, baik ide dasar maupun style beberapa tokohnya.

Cinderella Dream bercerita tentang kehidupan seorang remaja bernama Vivian. Vivian memiliki situasi aneh. Ayahnya meninggal tertabrak mobil yang dikemudikan anak-anak jetset yang mabuk. Ibunya sebatang kara ditolak oleh keluarganya. Hidup berdua dengannya dibelit kemiskinan. Dalam situasi ini, Vivian yang tumbuh dalam sepi dan sendiri mampu melihat kehadiran roh ayahnya yang selalu menemaninya.

Vic, atau Victor adalah remaja populer di sekolah. Dia bintang lapangan, sementara orang tuanya ketua The Key Club, suatu kelompok elit kota yang salah satu kiprahnya adalah menjadi penyandang dana utama sekolah tersebut. Di sekolah itulah Vivian menuntut ilmu. Vic mencampakkan Mica, pacarnya yang juga berasal dari kalangan jetset. Mengabaikan perasaan Mica yang dibakar dendam dan amarah, Vic menyatakan ingin berkencan dengan gadis yang tidak menilai dirinya berdasar popularitasnya.

Vic bertemu Vivian, dan mereka pun menjadi pasangan. Reaksi orang terhadap hubungan ini? Ibu Vivian menolak anaknya berpacaran dengan kalangan jetset. Mica terbakar dendam dan bersumpah akan menyakiti gadis pilihan Vic itu. Dan semua menjadi jelas saat diadakan pesta dansa kalangan donator, sebuah pesta elit dari The Key Club. Vivian, tentu saja, diminta datang ke pesta bersama Vic. Di pesta itulah, kebobrokkan kaum jetset terbuka. Vic ternyata hanya menjalankan parodi sebagai kekasih Vivian untuk memenangkan taruhan bersama teman-temannya, sementara Mica mencapai puncak pelecehan dan penghinaan pada Vivian dengan tindakan yang tak terperikan hati. Ibu Vivian menyambut kepulangan anaknya dari pesta, hanya untuk mendapati hati Vivian yang hancur, deraian air mata, dan tumpahan makanan yang tak terhitung di tubuh Vivian.

Pesta yang menyakitkan itu menjadi awal perkenalan Vivian dengan Riki, seorang cowok yang juga berasal dari kalangan Vivian.

Namun penderitaan Vivian belum berhenti sampai di situ. Vic yang arogan masih tetap mendekati Vivian hanya untuk melecehkannya. Riki yang pernah menyelamatkan Vivian tewas ditabrak mobil dengan sengaja oleh Vic. Pembunuhan itu diungkap oleh roh ayah Vivian. Dan ketika Vivian menyatakan itu pada Vic, Vic bereaksi kasar padanya, dan melecehkannya di toilet sekolah yang sepi. Perbuatan itu dipergoki oleh satpam sekolah, namun mempertimbangkan posisi orang tua Vic yang penting, satpam tersebut justru membela Vic dan menyalahkan Vivian dengan menyebutnya berusaha mencari untung dari popularitas Vic. Seluruh sekolah menyudutkan Vivian, dan pergunjingan itu meluas sampai terdengar oleh ibu Vivian. Vivian diusir oleh ibunya karena malu. Dalam perjalanan menuju rumah keluarganya, yang kemungkinan besar juga akan mengusirnya, Vivian ditabrak mobil dan terkapar penuh darah di jalanan. Di sini komik jilid satu berakhir, mengoyak-ngoyak perasaan pembaca dalam pertanyaan tak masuk akal, bagaimana bisa penderitaan datang bertumpuk-tumpuk menghajar seorang gadis lemah, sendiri dan tak berdosa…

Dalam jilid dua, Vivian diselamatkan oleh penabraknya, yang ironisnya justru pelaku penabrakkan ayahnya sepuluh tahun yang silam. Penabrak itu adalah Ruben, super-jetset muda yang pemurung. Ironis lainnya adalah, hati Ruben terpenjara dalam sorot mata Vivian, dalam kobaran cinta yang tak terpatahkan, semetara Vivian menatapnya sebagai penghancur keluarganya yang tak mungkin dimaafkan. “Cinderella Dream”, sebuah kisah cinta antara gadis miskin papa dengan pangeran cemerlang termujud dalam hidup Vivian, namun dalam balutan ironi yang menguras emosi dan airmata. Secara keseluruhan komik yang mengharukan ini berkisah tentang kekuatan hati manusia untuk menerima dan memaafkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s