Alec Greene’s Daughter


Judul: Alec Greene’s Daughter
Penulis: Anthony Ann, dengan inisial Hisako Ikeda
Penerbit: Elexmedia Komputindo
Ketebalan: 211 halaman
Tahun terbitan: 2003

Alec Greene’s Daughter adalah komik misteri Anthony Ann yang paling sukses membangun suasana kengerian dari teror. Anda akan tercekam dari awal hingga akhir. Alurnya kaya, tak terduga, dengan suguhan berbagai senjata tajam dan adegan bunuh diri yang sadis. Buku ini mengkombinasikan kengerian Mike Myer dalam film Halloween dengan teror film Scream.

Terdapat 9 bab yang menguntai membentuk cerita tentang seorang gadis muda bernama Rachel Greene yang diteror mimpi mengerikan. Dalam mimpi Rachel selalu muncul sebentuk orang-orangan sawah yang membunuhi teman-teman terdekat Rachel. Yang mengerikan adalah, meski terjadi dalam mimpi, namun pembunuhan itu membawa kematian bagi orang tersebut di dunia nyata.

Hal ini terjadi karena background keluarga Rachel yang juga mengerikan. Ibunya lari dari rumah, dan ayahnya yang gila masuk rumah sakit jiwa dan menjadi pembunuh paling sadis. Untuk menenangkan kejiwaan Rachel setelah kematian dua sahabatnya, paman dan bibinya menyekolahkannya di sekolah putri Millside. Ini adalah sebuah sekolah yang terletak jauh di pedalaman yang memiliki alam yang masih segar.

Pribadi Rachel yang liar, serta nama ayahnya yang sebagai pembunuh legendaries, membuat Rachel tidak terlalu disambut di sekolah ini. Namun begitu dia berhasil menemukan sebuah kelompok kecil yang bersedia menjadi sahabatnya. Mereka adalah Cecillia, Tyra dan Chelsea. Ternyata Rachel selama ini diikuti oleh seorang Indian tua bernama Eyebird.

Agak jauh dari sekolah Millside terdapat sekolah untuk cowok. Pada hari-hari tertentu, beberapa siswi dari sekolah putri beramai-ramai menerobos perbatasan dan berpacaran dengan cowok-cowok di sekolah tersebut. Di tempat itu juga, Rachel menemukan sahabat baru, seorang cowok misterius yang suka memancing, Sean Kingsley.

Ternyata teror orang-orangan sawah yang muncul dalam mimpi Rachel mengikutinya sampai ke sekolah putri Millside. Tyra, yang karena dibuat patah hati setelah memergoki Willy bermesraan dengan Gwyneth, muncul dalam mimpi Rachel dan dibunuh dengan kejam oleh manusia jerami. Ternyata dalam kehidupan nyata Tyra betul-betul tewas mengerikan. Setelah kematian Tyra, Chelsea adalah korban berikutnya. Rachel yang merasa sebagai penyebab kutukan mengerikan itu menjadi hancur hatinya. Hanya Sean sajalah yang bisa menenangkan hatinya.

Lewat nasehat Indian tua bernama Eyebird, Rachel berhasil masuk ke dalam mimpinya sambil membawa sebilah pisau untuk membunuh manusia jerami. Namun malang, ketika dia berhasil menikam manusia jerami, makhluk itu berubah menjadi pamannya. Akibatnya, dalam kehidupan nyata, paman Rachel pun tewas mengenaskan. Rachel menjadi sangat putus asa, hingga akhirnya manusia jerami muncul lagi dalam mimpinya dan kali ini mengincar Sean.

Begitu terbangun dari tidur, malam itu juga Rachel menuju tempat Sean untuk menjaganya. Namun dia mendapati kenyataan yang tak terduga. Ternyata Sean-lah yang selama ini menjadi teror bagi dirinya. Kebenaran pun terungkap. Ayah Sean adalah kepala rumah sakit jiwa tempat Alec Greene, ayah Rachel, dirawat. Akibat kekejaman ayah Sean, Alec Greene membantai seluruh keluarga Sean di depan mata Sean secara sadis, bahkan mengguyurkan darah mereka ke tubuh Sean. Sean tumbuh dengan teror ini, dan bersumpah akan menimpakan penderitaan tak terperi pada keluarga Alec Greene. Dia membuat ritual yang menciptakan manusia jerami dan menembus mimpi Rachel untuk menyebar kematian pada orang-orang terdekat Rachel.

Setelah kebenaran terkuak, kini Rachel betul-betul merasakan teror yang sesungguhnya. Dia menghadapi kematian yang mengejarnya melalui Sean di dunia nyata dan manusia jerami di dunia mimpi. Tubuh Sean, setelah mengenakan topeng manusia jerami, berubah menjadi mesin pembunuh, zombie tanpa jiwa yang terus mengejar Rachel ke mana pun. Dibakar, ledakan, ditembak, dijatuhkan dalam jurang, ditenggelamkan tak juga mampu membuatnya roboh.

Komik ini menjanjikan petualangan teror yang sangat mencekik. Anda takkan mampu menebak ending dan penyelesaian masalah. Dengan demikian komik Alec Greene’s Daughter (atau sebenarnya lebih tepat disebut graphic-novel) mengukuhkan kemampuan Anthony Ann dalam meramu cerita, sebuah kemampuan yang tidak dimiliki komikus lain seangkatan dengannya. Adegan-adegan sadis, kata-kata sitir, seting yang suram dan sedih, serta kejutan-kejutan yang memacu adrenalin menjadikan komik ini sangat tidak direkomendasikan untuk anak di bawah umur.

Cerdas, cepat, berliku dan membuat anda terperangah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s